Skip to main content

Hari 3: Day trip ke Kobe

Sekarang kita masuk ke hari ketiga. Nah kami mau pergi ke Kobe karena udah punya KMP jadi sayang klo tidak dipakai ke beberapa kota, hihihi. Kami sarapan di hotel dulu dengan makanan yang kami beli kemarin, kemudian kami naik JR west menuju Kobe dari stasiun Kyoto. Suasana kota Kobe lebih sepi dibandingkan di Osaka dan Tokyo, namun untuk budayanya masih lebih kental Kyoto. Namun karena kami pergi saat musim panas, jadi tetap aja terasa keramaiannya. Sesampainya di stasiun Kobe, ada mall besar, Kobe Harborland, dan beberapa mall-mall lainnya saling terhubung satu sama lain. Kami sebelum menuju ke dermaga, makan siang dulu di Saizeriya di Kobe Harborland. Lanjut setelah makan, kami jalan kaki ke dermaga. Kami disungguhi pemandangan dermaga dan beberapa bangunan tinggi diseberangnya. Ada Kobe Port Tower, ada Oriental Hotel yang bentuk bangunannya unik, ada juga Maritime Museum yang bentuk bangunannya mirip rumah gadang hahaha. 

Kami foto-foto diseberang Kobe Port Tower dan duduk-duduk disekitar taman yang ada tulisan BE KOBE (itu harus ke daerah seberangnya). Kami diam disitu selama beberapa lama karena cuaca sangat terik. Kami sampai berusaha untuk memasuki ruangan ber-AC agar bisa mendinginkan suhu badan. Ohya, kita juga bisa naik cruise loh disitu, ada kapal-kapal. Kami sekeluarga hanya berorientasi pada kegiatan yang tidak membutuhkan biaya wkwk. Kalian bisa berfoto-foto juga di depan kapal yang ada di dermaganya, karena bentuknya uniklah, seperti kapal zaman dahulu, atau mirip di film Pirates of Carribean. Kami menyempatkan diri untuk melihat-lihat sekitar mall. Kami beli minuman matcha di Maccha House. Selain itu hanya menghabiskan uang di minuman-minuman di vending machine. Kami juga beli beberapa makanan di supermarket samping Saizeriya, tempat kami makan siang pertama kali. Harga barang-barangnya lebih murah dibandingkan di supermarket lain. Deket situ juga ada Kobe Anpanman Children Museum juga loh, klo kalian punya anak kecil bisa banget pergi kesitu! Kami cuma foto aja, yakali masuk kesana hahah. Kami juga pergi ke Ikuta Shrine, shrine yang ada di Kobe, tapi itu harus naik 1 station, yaitu Sanomiya station. 

Balik dari Kobe sekitar jam 3, kami menyempatkan pergi ke Osaka untuk rewind the old times. Karena kami sudah pernah ke Osaka, jadi tidak perlu spend waktu terlalu banyak disitu. Saya dan cece juga belum kesana samsek, sedangkan mama papa udah kesana sebelum kami bertemu di Jepang. Kami juga berencana untuk membeli tiket bus Willer untuk menuju Tokyo. Kami ke Umeda Sky Building, ternyata tiket bus Willer tidak semurah seperti 10 tahun lalu. Kami akhirnya checkout tiket bus dari provider transportasi lain, lewat Klook. Harganya 2.1 juta untuk 4 orang, bisa berangkat dari stasiun Kyoto. Saya dan cece berdua naik ke lantai observatory deck Umeda. Kami juga menikmati keramaian kota Osaka dan makan malam di Sukiya seharga 2550 yen untuk 4 orang. Kira-kira menuju malam hari, kami pulang balik dan sempat beli es krim Glico di vending machine di Tambaguchi. 

Pengeluaran hari 3 (untuk 2 orang, kadang ditraktir dan mentraktir ortu jadi pengeluaran ini tidak terlalu valid, hanya sebagai referensi):

1. Minuman = 180 yen

2. Minuman = 120 yen

3. Minuman peach dan pisang dan caramel candy = 394 yen

4. Maccha house = 691 yen

5. Es krim Glico = 520 yen

Pemandangan di dermaga Kobe

Kobe Harborland

Kobe Port Tower

Tulisan BE KOBE

Kobe Anpanman Children Museum


Ikuta Shrine

Comments

Popular posts from this blog

Hari 1: Pergi ke Macau

Waktu Chinese New Year, saya kebetulan libur panjang (di Taiwan emang libur paling lama pada saat Chinese New Year bagi karyawan), saat itu saya, cece saya dan dua teman saya ke Hongkong dan Macau.  Kami berangkat pukul 9 malam waktu Taiwan, dan sampai di HKIA jam 11 malam. imigrasi rame banget, sehingga kami baru keluar hampir jam 3 pagi setelah ambil koper kami masing-masing. Terakhir kami makan jam 6 malem, masih di Taoyuan Airport, sehingga kami mampir dulu di 7-11, untuk makan subuh beli mie cup seharga 12.5 dolar. Semua mainland/Macau transport dari airport masih belum dibuka pada dini hari. Kami melihat kebanyakan para turis akan tidur di airport sampe pagi agar bisa ke Macau. Berhubung HZMB beroperasi 24 jam, kami menggunakan cara sendiri untuk pergi ke HZMB, kami naik bus B4 di Terminal 1/Car Park 1. Harga naik busnya 10 HKD per orang. Kami awalnya berencana untuk membeli Octopus Card di HKIA sebelum ke Macau, tapi ternyata stock kartunya sudah habis di 7-11 tempat kami be...

Kuliner murah di Singaraja

Setelah sekian lama tidak menulis blog ini, saya mendapatkan ide tentang tulisan saya yang satu ini, yaitu Kuliner murah di Singaraja! Oke, memang selama seminggu setelah bagi raport, saya tinggal di kota bagian Utara Bali ini dan makanan-makanan yang saya santap disini tak kalah enak dan murah daripada tempat lain. Yang paling berkesan sih menurut saya adalah karena murahnya. Saya selama tinggal di Denpasar tidak ada makanan yang murah-murah seperti di Singaraja. Bagi Anda, penduduk Bali maupun turis yang ingin ke Singaraja untuk berkunjung ke pantai Lovina, tidak ada salahnya menjadikan blog saya sebagai salah satu referensi wisata kuliner Anda. Saya jamin duit di dompet Anda tidak akan menipis!

The Best of Tokyo

Hi readers, saya baru aja berlibur ke Jepang. Banyak pengalaman yang ingin saya share. Semua tahu kan ibukota Jepang? Tokyo, kota pertama yang saya kunjungi ketika ke Jepang. Sebagai kota metropolitan dan sebagai denyut nadi Jepang, kota ini wajib dikunjungi oleh siapapun yang ingin berlibur disana. Nah, saya akan memberitahu apa yang the best dari Tokyo. Mulai dari makanan, tempat wisata, transportasi, dan belanja. Dan yang pasti, yang the best dari saya belum tentu expensive. Check it out!