Hari ini adalah hari terakhir kami di Kyoto. Kami check out dari hotel sekitar jam 8, tapi tas kami tetap kami titip sampai jam 6-7 malam, karena bus ke Tokyo baru jam 10:30 malam. Kami pergi ke Kiyomizudera untuk sewa kimono. Ohya, kami cuma book untuk 2 orang ya, mama papa tidak ikutan. Kami memesan paket paling murah, karena ada pilihannya dari kimono paling murah ke yang paling mahal. Selain itu, karena kami pesan 2 orang, maka 1 orang gratis pakai obi (sabuk yang ada hiasan pita/bunga/kotak dibelakangnya), kalau mau 2, nambah biaya lagi. Untuk geta (alas kaki kayu) dan tas sudah include dalam harga. Untuk hairdo, nambah lagi sekitar 500 yen. Kami boleh memilih 1 hairdo yang ditampilkan dan jepit-jepit untuk menghiasi kepala. Saya pakai obi dan pakai hairdo juga, sehingga lebih mahal dari cece. Kami bener-bener dibantu untuk memakai kimononya dan hairdonya dipasangkan oleh pemilik toko rentalnya. Barang-barang kami seperti tas dan baju, ditaruh di loker yang disediakan. Total kami berdua yaitu 5808 yen
Kami jalan kaki menuju Kiyomizudera, tidak lupa foto-foto karena pakai kimono kan wkwk. Kami beli 2 es krim matcha di toko-toko sekitar situ, dan beli yatsuhashi. Yatsuhashi itu cemilan khas Kyoto, teksturnya mirip mochi tapi bentuknya segitiga. Enak bangettt, saya sendiri sampai beli 3 kotak, selain yang kami coba-coba. Awalnya saya berencana untuk kasik yatsuhashi sebagai oleh-oleh, namun hari-hari terakhir kami di Jepang, saya baru sadar kalau expired datenya sudah dekat. Saya akhirnya cepat-cepat makan dengan cece kwkkw. Kami turun dari Kiyomizudera untuk makan siang di Family Mart. Btw, alas kaki kami kurang nyaman, jadi sekitar jam 12 kami kasik balik hanya alas kaki untuk diganti dengan sepatu kami. Lanjut, kami pergi ke Izumiya (supermarket terfavorit!!) untuk beli minum. Kami menyempatkan diri pergi ke daerah Gion. Ohya, tiba-tiba banget nih, ada orang yang interview kami loh di Gion, dengan set kamera dsb. Mungkin karena kami berdua cantik ya huehuee. Sayangnya, sekitar jam 2 an, hujan bener-bener turun lebat, dan kami tidak bawa payung. Papa saya sempat kepikiran untuk membalikkan kimononya karena takut basah, namun kami membantah ide itu karena sayang uangnya kalau dipake cuma beberapa jam. Saya ingin memakainya sampai toko rentalnya tutup.
Kami sebenernya agak buru-buru untuk turun pagi ini sehingga tidak bisa melihat Kiyomizudera lebih dalam, jadi kami kesana lagi sekitar jam 3. Waktu itu hujannya sudah agak rintik-rintik. Kami menerobos saja dan berdoa agar hujannya reda. Tidak lama kemudian, memang hujannya reda! Dan malah lebih rame turis daripada saat pagi. Sedangkan mama papa diam di Family Mart di bagian bawah depan Kiyomizudera, menunggu kami. Selang 2 jam, kami balik sudah dalam pakaian kami sebelumnya. Kami bergegas balik menuju hotel untuk ambil tas, kemudian menuju Izumiya untuk makan malam. Makanan RTE disana murah polll jadi papa saya keukeuh untuk makan sekali di Izumiya. Kemudian kami ke stasiun Kyoto. Hanya menunggu 1.5 jam, kami berangkat pakai overnight bus ke Tokyo.
Pengeluaran hari 5 (untuk 2 orang, kadang ditraktir dan mentraktir ortu jadi pengeluaran ini tidak terlalu valid, hanya sebagai referensi):
1. Kyoto subway and bus pass = 1400 yen
2. Sewa kimono = 5808 yen
3. Es krim matcha = 1000 yen
4. Beli yatsuhashi = 750 yen
5. Minuman Izumiya = 352 yen
6. Minuman di vending machine = 190 yen
7. Kakigori di Kiyomizudera = 500 yen
8. Makan malam di Izumiya = 2282 yen
9. Beli McD di Kyoto station = 710 yen

.jpeg)

.jpeg)
Comments
Post a Comment