Hari ini adalah hari terakhir kami di Kyoto. Kami check out dari hotel sekitar jam 8, tapi tas kami tetap kami titip sampai jam 6-7 malam, karena bus ke Tokyo baru jam 10:30 malam. Kami pergi ke Kiyomizudera untuk sewa kimono. Ohya, kami cuma book untuk 2 orang ya, mama papa tidak ikutan. Kami memesan paket paling murah, karena ada pilihannya dari kimono paling murah ke yang paling mahal. Selain itu, karena kami pesan 2 orang, maka 1 orang gratis pakai obi (sabuk yang ada hiasan pita/bunga/kotak dibelakangnya), kalau mau 2, nambah biaya lagi. Untuk geta (alas kaki kayu) dan tas sudah include dalam harga. Untuk hairdo, nambah lagi sekitar 500 yen. Kami boleh memilih 1 hairdo yang ditampilkan dan jepit-jepit untuk menghiasi kepala. Saya pakai obi dan pakai hairdo juga, sehingga lebih mahal dari cece. Kami bener-bener dibantu untuk memakai kimononya dan hairdonya dipasangkan oleh pemilik toko rentalnya. Barang-barang kami seperti tas dan baju, ditaruh di loker yang disediakan. Total kami ...
Lanjutt hari ke 4.. Kami sarapan di hotel dulu as always, kemudian lanjut pergi ke Gojo Station untuk beli daypass subway dan bus seharga 1100 yen per orang. Kami menuju Kiyomizudera dan ingin rental kimono. Namun, kami ternyata tidak bisa langsung pakai kimononya, harus reservasi terlebih dahulu. Akhirnya rencana untuk jalan-jalan di Kiyomizudera hari itu batal. Kami reservasi dulu untuk digunakan untuk besok. Emang tempat paling terkenal untuk pakai kimono di kalangan wisatawan adalah Kiyomizudera, jadi kami undur jadwal kesananya besok. Karena kami sudah punya daypass, jadi kami bisa pakai bus sepuasnya tanpa khawatir akan menguras dompet. Kami tidak sempat pakai subway. Kami merasa naik subway terlalu melelahkan, yaitu harus jalan agak jauh menuju underground, kemudian saat sampai tujuan, harus naik tangga lagi. Selain itu, jalanan di Kyoto juga sangat teratur, jadi pakai bus sudah sangat cukup. Kami naik bus 207 menuju Shijo. Disanalah tempat keramaian di Kyoto dan banyak tok...